|
|
"Kami hanya mempunyai satu pedoman (Kaidah) sebagai sumber semua pokok persoalan (ushul), bahwasanya tidak ada hukum kecuali kepunyaan Allah dan Rasul-Nya, tidak ada ibarat dalam hukum kecuali firman Allah swt., dan sabda Rasul-Nya.
Syekh Ahmad al-Tijani ditanya : "Apakah bimbingan Nabi Muhammad saw., sesudah wafatnya sama seperti masih hidup ?" Syekh Ahmad al-Tijani menjawab : "Urusan umum yang disampaikan secara umum kepada ummat, hamparannya telah digulung dengan wafatnya beliau dan tinggalah urusan khusus yang disampaikan oleh Nabi Muhammad saw., kepada kelompok khusus, dan yang demikian ini pada waktu beliau hidup dan sesudah wafatnya tetap tidak putus.
"Pedangku tergantung di atas langit, barangsiapa yang mencoba naik keatasnya..niscaya Aku penggal batang lehernya!! (Sayyidi Sheikh Abul Abbas Ahmad at-Tijani RA : Rafa Niqad Ba'd Kashful Hijab).
"Jika sholawat Fatih dibaca sebanyak 100 kali pada hari kamis malam jumat, maka fadilahnya ialah menghapus dosa sebanyak 400 tahun".
Syekh Ahmad Tijani ra ditanya, mengapa sholawat al-Fatih tidak memakai kalimat wa sallim ? Beliau menjawab : "Karena sholawat al-Fatih bersumber dari Allah, bukan susunan yang
dibuat oleh manusia.
kalam-sayyidou-awliya
|