kepadaku : kenapa engkau tidak mengambil Thoriqoh Tijaniyyah . maka aku berkata kepada Beliau : wahai junjunganku Rosulullah SAW saya telah mengambi Thoriqoh Qodiriyyah . kemudian Beliau SAW mengulangi lagi kedua kalinya seraya bersabda . kenapa engkau tidak mengambil Thoriqoh Tijaniyyah . kemudian aku berkata : Wahai Rosulullah SAW saya memiliki izin memberikan wirid a-Qodiriyyah dan ini izinnya . maka Rosulullah SAW bersabda : aku berkata kepadamu : kenapa kamu tidak mengambil Thoriqoh Tijaniyyah . kemudian aku bertanya : Wahai junjunganku dari siapa aku dapat mengambil Thoriqoh Tijany . maka Beliau bersabda kepadaku : Ambilah dari salah satu dari dua orang . bias dari tuan Muhammad al-Hafidz al-Tijany atau dari tuan Muhammad al-Sayyid al-Tijany . namun Muhammad al-Sayyid al-Tijany lebih dekat padamu . dan sampaikan salamku padanya . kemudian berkatalah padanya : "Rosulullah SAW menyampaikan salam atasmu . dan berkatalah padanya : Berikan padaku izin membaca wirid Thoriqoh al-Tijaniyyah . sungguh aku mendatangimu agar engkau memberiku izin membaca wirid Thoriqoh al-Tijaniyyah . kemudian Sayyid Muhammad memberi izin setelah dia (Syeikh Abu Noval) menerima syarat-syarat mengamalkan Thoriqoh al-Tijaniyyah . Tuanku Ali a-Syittiiwy berkata : aku bertanya pada guruku (di dalam Barzakiyyah, karena Syeikh Abdul Qodir wafat pada tahun 560 H. dan Syeikh Ahmad al-Tijani hidup pada tahun 1150-1230.)